UT Medan dan PHRI Sumut Bersinergi Cetak SDM Hospitality Berkelas Dunia
MNAINDONESIA.ID - Langkah besar diambil Universitas Terbuka (UT) Medan dalam upaya mendobrak batasan antara dunia akademik dan industri praktis. Bertempat di Tiara Convention Hall, kemarin, sebuah momentum bersejarah tercipta saat UT Medan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan sebuah deklarasi perang terhadap ketertinggalan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata dan perhotelan di Sumatera Utara. Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak sepakat untuk membangun jembatan emas bagi para pelaku industri agar dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus mengorbankan karier profesional mereka.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, dalam orasinya yang penuh energi, menekankan bahwa di era disrupsi saat ini, universitas tidak boleh lagi menjadi "menara gading" yang jauh dari realitas lapangan.
Ia menegaskan bahwa UT Medan hadir sebagai solusi paling logis bagi para karyawan hotel dan restoran di bawah naungan PHRI yang ingin meningkatkan derajat pendidikan dan keahlian mereka. Yasir menekankan bahwa fleksibilitas yang ditawarkan oleh UT adalah kunci utama.
Menurutnya, industri hospitality memiliki jam kerja yang sangat dinamis, dan UT Medan hadir dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang memungkinkan para pekerja belajar kapan saja dan di mana saja, tanpa harus meninggalkan kewajiban profesional mereka di hotel maupun restoran.
"Kolaborasi ini adalah manifestasi nyata dari komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, fleksibel, dan sangat relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Kami ingin para tenaga kerja di sektor pariwisata Sumatera Utara tidak hanya unggul secara praktis, tetapi juga memiliki landasan akademis yang kuat guna menghadapi tantangan global," ujar Yasir Riady di hadapan para pengurus PHRI dan tamu undangan.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi ini akan membuka keran inovasi, di mana kurikulum pendidikan dapat terus diselaraskan dengan tren industri perhotelan terkini yang terus berubah dengan cepat.
Senada dengan hal tersebut, Ketua PHRI Sumatera Utara, Melkhy Maydiroy Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi yang diusung oleh UT Medan. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar sektor pariwisata di Sumatera Utara adalah standarisasi kualitas SDM. Dengan adanya MoU ini, PHRI memiliki mitra strategis untuk mencetak tenaga kerja yang memiliki daya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ruang lingkup kerja sama ini pun dirancang secara komprehensif, mulai dari penyelenggaraan pendidikan formal, program pelatihan kompetensi bersertifikat, hingga program magang bagi mahasiswa UT Medan untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri perhotelan terbaik.
Gebrakan yang dipimpin oleh Yasir Riady ini diharapkan mampu memberikan efek domino bagi perekonomian Sumatera Utara, khususnya dalam menyambut lonjakan wisatawan di masa depan. Dengan SDM yang terdidik dan berkompetensi unggul, sektor perhotelan akan mampu memberikan layanan prima yang berstandar dunia.
Acara yang berlangsung dengan suasana penuh optimisme tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama, menandai komitmen kolektif untuk memastikan bahwa kerja sama ini akan terus berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan dan industri pariwisata di Bumi Sumatera Utara.
What's Your Reaction?