Di Halal Bi Halal Dulur Cirebonan, Prof. Rokhmin Ungkap 4 Syarat Majunya Suatu Daerah

Apr 6, 2026 - 14:29
Apr 6, 2026 - 14:31
 0
Di Halal Bi Halal Dulur Cirebonan, Prof. Rokhmin Ungkap 4 Syarat Majunya Suatu Daerah

MNAINDONESIA.ID - Kemeriahan Halal bi Halal Dulur Cirebonan menghidupkan Aula GMB 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Jakarta, pada Ahad (5/04). Acara yang dihadiri keluarga besar dari Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi tentang pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Anggota DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, yang juga Ketua Umum Dulur Cirebonan pun memberikan orasi inspiratif, yang menekankan pada kemajuan suatu wilayah melalui hasil perencanaan yang matang, SDM unggul, stabilitas terjaga, dan kepemimpinan yang berintegritas. 

“Kemajuan bukan sekadar pembangunan fisik. Ini tentang membangun manusia, menjaga sistem, dan memastikan kepemimpinan berjalan sesuai nilai,” tegas Prof. Rokhmin.

Dalam paparannya, Prof. Rokhmin Dahuri menjelaskan pentingnya empat fondasi utama sebagai kunci kemajuan daerah dan bangsa. Pertama, peta jalan pembangunan yang jelas, yang menjadi panduan strategis dalam menentukan arah dan prioritas pembangunan.

“Tanpa peta yang jelas, kita hanya berjalan tanpa tujuan,” tegasnya.

Kedua, sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing. Menurut Prof. Rokhmin, kualitas SDM menjadi penentu utama kemajuan suatu wilayah. SDM yang terampil, kreatif, dan adaptif akan mampu menghadapi tantangan global dan mendorong inovasi di berbagai sektor.

Fondasi ketiga adalah stabilitas politik dan hukum. Prof. Rokhmin menekankan, pembangunan tidak akan berkelanjutan jika kondisi politik dan hukum tidak stabil. Kepastian hukum dan iklim politik yang kondusif menjadi syarat mutlak bagi investasi, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, pemimpin yang kompeten dan berakhlak. Kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan mampu mempersatukan masyarakat menjadi motor penggerak perubahan. “Pemimpin bukan sekadar jabatan, tapi teladan yang memicu kemajuan daerah dan bangsa,” ujarnya.

Menurut Prof. Rokhmin, keempat fondasi ini saling terkait dan harus dijalankan secara bersamaan. Tanpa salah satu dari fondasi tersebut, upaya pembangunan akan terhambat dan sulit mencapai keberlanjutan. Ia menekankan, kesuksesan pembangunan tidak terjadi secara kebetulan, melainkan melalui perencanaan matang, implementasi konsisten, dan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta.

Dengan menekankan strategi yang sistematis dan SDM unggul, Prof. Rokhmin optimis, Indonesia dapat melangkah lebih cepat menuju kemajuan yang merata dan berkelanjutan, menjadikan setiap daerah sebagai motor pertumbuhan nasional.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional seperti Prof. Yuddi Chrisnandi, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Laksamana TNI (Purn.) Dr. Ade Supandi, S.E., M.A.P., mantan Kepala Staf Angkatan Laut ke-25 periode 2014-2018, hadir untuk memberikan perspektif kepemimpinan berintegritas di sektor pertahanan dan kemaritiman. Kemudian, Politisi Senior Golkar Agung Laksono yang juga sesupuh warga Cirebon,  Dave Akbarshah Fikarno Laksono, M.E., anggota DPR RI sekaligus perwakilan Kadin Indonesia, Najib beserta keluarga dari Logistik 88 hadir sebagai bagian komunitas bisnis yang aktif mendukung kegiatan sosial dan budaya.

Selain itu juga tampak Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., Sekjen Partai Demokrat sekaligus anggota DPR RI, menekankan pentingnya stabilitas politik dan hukum sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, hadir pula Ade Triaji Kusumah, S.E., M.Si., Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Kehutanan; Prof. Dr. Komarudin, M.Si., Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ); Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., Ketua Umum PGRI; serta Prof. Dr. Ir. H. Mochamad Hasjim Bintoro, M.Agr., Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University. Maliki Heru Santosa dan Ardan, mantan Inspektur Jenderal Kemendagri, turut hadir menambahkan perspektif birokrasi dan administrasi publik. 

Halal bi Halal Dulur Cirebonan kali ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga forum inspiratif yang menegaskan bahwa kemajuan daerah dimulai dari fondasi manusia, sistem, dan kepemimpinan yang solid.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow