Perkuat Kolaborasi Digital, AM Enterprises Telkomsel Silaturahmi dan Diskusi Bersama Universitas Terbuka Medan
MNAINDONESIA.ID - Kunjungan tim industri telekomunikasi ke kampus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan sektor teknologi. Hal itu terlihat dalam pertemuan antara tim AM Enterprises dari Telkomsel dan pimpinan Universitas Terbuka Medan yang berlangsung hangat di lingkungan kampus UT Medan.
Fokus utama pertemuan tersebut tertuju pada upaya memperluas kolaborasi dalam pengembangan ekosistem digital pendidikan, peningkatan literasi teknologi, serta dukungan terhadap transformasi pembelajaran berbasis platform digital.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa kemitraan dengan sektor industri merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan jarak jauh yang selama ini menjadi karakter utama Universitas Terbuka.
“Universitas Terbuka sejak awal dirancang sebagai perguruan tinggi yang mengandalkan teknologi untuk menjangkau masyarakat luas. Karena itu, kolaborasi dengan industri telekomunikasi seperti Telkomsel menjadi sangat relevan untuk memperkuat ekosistem pembelajaran digital,” ujar Yasir Riady dalam diskusi tersebut.
Menurutnya, transformasi digital dalam pendidikan tidak lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan yang harus terus diperkuat agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kerja yang semakin berbasis teknologi.
Dalam pertemuan tersebut, tim AM Enterprises Telkomsel memaparkan berbagai solusi digital yang berpotensi mendukung kegiatan akademik di UT Medan. Beberapa di antaranya meliputi penguatan konektivitas jaringan, penyediaan platform digital pendidikan, hingga peluang pengembangan program kolaboratif yang menghubungkan dunia kampus dengan industri.
Diskusi berlangsung dinamis dengan membahas kemungkinan integrasi layanan digital Telkomsel untuk menunjang model pembelajaran fleksibel yang diterapkan UT Medan. Model pembelajaran ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah dan memiliki latar belakang profesi yang beragam.
Yasir Riady menilai sinergi dengan sektor industri akan memberikan nilai tambah tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa berpeluang memperoleh akses terhadap teknologi terkini serta wawasan praktis mengenai kebutuhan industri digital.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan program-program nyata yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam literasi digital dan pemanfaatan teknologi komunikasi,” kata Yasir.
Ia juga menegaskan bahwa UT Medan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai mitra strategis, baik dari sektor industri, pemerintah, maupun komunitas teknologi. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong inovasi pendidikan di era digital.
Pertemuan silaturahmi tersebut diakhiri dengan kesepakatan awal untuk menjajaki tindak lanjut kerja sama dalam bentuk program konkret yang dapat segera diimplementasikan. Kedua belah pihak sepakat bahwa integrasi antara dunia pendidikan dan industri telekomunikasi akan menjadi langkah penting dalam mempercepat transformasi digital yang inklusif di Sumatera Utara.
Bagi Yasir Riady, kolaborasi ini bukan sekadar agenda kunjungan, melainkan awal dari kemitraan strategis yang diharapkan mampu memperkuat akses pendidikan berkualitas melalui dukungan teknologi digital yang semakin maju.
What's Your Reaction?