Pastikan Standar Gizi dan Higienitas, SPPG Wilayah Cirebon Libatkan Ahli Nutrisi dalam Layanan Makan Bergizi

Apr 19, 2026 - 01:55
Apr 19, 2026 - 01:57
 0
Pastikan Standar Gizi dan Higienitas, SPPG Wilayah Cirebon Libatkan Ahli Nutrisi dalam Layanan Makan Bergizi

MANINDONESIA.ID - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pangan sehat bagi siswa. Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, dan tenaga profesional, program ini dipastikan berjalan sesuai dengan standar kesehatan dan kecukupan gizi nasional.

Langkah progresif pemerintah melalui SPPG ini mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Dr. Surnita Sandi Wiranata, akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), menyatakan bahwa niat baik pemerintah dalam menyediakan pangan bergizi bagi generasi muda merupakan fondasi penting bagi pembangunan kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, publik perlu melihat inisiatif ini dari kacamata positif.

"Niat baik pemerintah untuk memberikan pangan yang sehat dan bergizi mesti ditanggapi positif. Dinamika di lapangan memang terjadi, namun tidak boleh disamaratakan atau dianggap sebagai kegagalan sistemik," ujar Dr. Sandi saat memberikan keterangan di Cirebon, Sabtu (18/04).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengelolaan SPPG saat ini telah menerapkan sistem pengawasan yang ketat. Salah satu poin krusial adalah keterlibatan tenaga profesional di setiap titik pelayanan. "Masyarakat tidak perlu khawatir, mengingat setiap SPPG ini sudah disertai dengan ahli gizi yang mendampingi secara langsung untuk memastikan komposisi dan kualitas makanan," tambahnya.

Jaminan Higienitas dari Dapur Produksi

Di tingkat teknis, operasional dapur SPPG juga menerapkan standar prosedur yang ketat. Salah satu Kepala Dapur SPPG Wilayah Cirebon menegaskan bahwa seluruh proses pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga distribusi, dilakukan dengan prinsip higienitas yang tinggi.

"Kami memastikan higienitas makanan yang siap disajikan kepada siswa tentu sudah melalui tahapan yang memenuhi standar gizi nasional. Setiap menu yang keluar dari dapur kami bukan sekadar mengenyangkan, tapi telah terukur kandungan nutrisinya," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan ahli gizi di dapur berfungsi sebagai pengawas kualitas (quality control). Hal ini meliputi pengecekan suhu makanan, kebersihan peralatan, hingga memastikan bahan pangan yang digunakan bebas dari zat berbahaya.

Dampak Positif bagi Siswa

Kehadiran SPPG di wilayah Cirebon diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah. Dengan asupan makanan yang terjaga kualitasnya, anak-anak memiliki dukungan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas akademik maupun non-akademik.

Pihak SPPG berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap masukan masyarakat guna menyempurnakan layanan. Kolaborasi yang solid antara ahli gizi, pengelola dapur, dan pengawasan dari akademisi menjadi jaminan bahwa program pemenuhan gizi di Cirebon akan terus berjalan pada jalur yang tepat demi masa depan anak bangsa yang lebih sehat.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow