Penuh Kehangatan, Kang Hero Rayakan Ulang Tahun ke-57 Bersama Aktivis HMI dan Tokoh ICMI Cirebon
MNAINDONESIA.ID - Sektor pangan, energi, dan air menjadi sorotan utama dalam pertemuan strategis yang digelar di wilayah Cirebon. Ketiga unsur tersebut dinilai sebagai fondasi utama kedaulatan bangsa yang tidak boleh diabaikan atau sekadar dijadikan komoditas janji politik menjelang pemilu.
Anggota DPR RI Komisi VI, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., yang akrab disapa Kang Hero, menegaskan hal tersebut saat menggelar kegiatan silaturahmi bersama keluarga besar KAHMI dan HMI se-Kabupaten dan Kota Cirebon di Kang Gembul Bima Cirebon, Kamis (07/05).
Acara yang berlangsung hangat ini sekaligus menjadi momen spesial peringatan hari ulang tahun politisi senior Partai Demokrat tersebut yang ke-57 tahun.
Dalam orasinya, Kang Hero menekankan bahwa pangan adalah hak asasi manusia yang paling mendasar.
"Pangan adalah soal mati hidupnya sebuah bangsa. Kita belajar dari sejarah Mesir Kuno, bagaimana krisis pangan bisa melumpuhkan peradaban. Realitas kita hari ini, jangan sampai kita hanya mempropagandakan luas wilayah seperti Eropa, padahal lahan produktif kita terbatas," ujarnya.
Ia juga memberikan peringatan keras kepada para menteri saat ini agar tidak melakukan bluffing terkait data pembangunan. Kang Hero menyoroti lonjakan harga energi, seperti Pertamina Dex yang sempat menyentuh angka Rp33.000, yang berdampak langsung pada kenaikan seluruh input produksi. Menurutnya, konflik geopolitik global akan memicu krisis nyata, sehingga dibutuhkan langkah nyata, bukan sekadar "omon-omon".
Terkait dinamika organisasi, Kang Hero juga mengajak HMI dan KAHMI untuk tetap kritis dan konsisten dalam visi memakmurkan negeri, bukan hanya bergerak saat momentum politik tiba.
Momen ini juga menjadi ajang apresiasi bagi istrinya, Dr. Hj. Ratnawati, M.KKK, yang sukses meraih dukungan signifikan dari jaringan HMI dan KAHMI pada pileg lalu. Kang Hero berterima kasih atas tekad kuat keluarga besar hijau-hitam yang membuktikan bahwa hidup harus dihadapi dengan kerja keras dan hubungan yang terjaga baik.
Sementara itu, Ketua ICMI Kabupaten Cirebon, dr. Asad, Sp.THT-KL., memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran Kang Hero di tengah-tengah aktivis dan tokoh masyarakat Cirebon. Sebagai bentuk simbolis kepedulian terhadap kedaulatan sektor dasar, dr. Asad menyerahkan beras organik hasil produksi lokal kepada Kang Hero. Penyerahan ini bukan sekadar buah tangan, melainkan pesan kuat tentang pentingnya kemandirian pangan yang sehat dan berkualitas.
Tokoh Senior HMI ini juga menjelaskan secara mendalam betapa krusialnya masalah pangan bagi ketahanan sebuah daerah. Menurutnya, pangan organik adalah salah satu jalan untuk memastikan keberlanjutan hidup masyarakat di tengah gempuran produk impor dan bahan kimia.
"Pangan adalah fondasi kesehatan dan kekuatan bangsa. Apa yang kita tanam dan konsumsi hari ini menentukan kualitas generasi mendatang," ujar dr. Asad.
Ia sepakat dengan Kang Hero bahwa organisasi cendekiawan seperti ICMI, KAHMI, dan HMI harus menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat mengenai swasembada pangan.
What's Your Reaction?