UT Medan dan KIM Sinergikan Pendidikan dan Industri untuk SDM Unggul
MNAINDONESIA.ID - Kemajuan pendidikan tidak lahir dari ruang hampa, tetapi dari kolaborasi yang hidup antara kampus, industri, dan dunia usaha. Universitas Terbuka (UT) Medan meyakini, sinergi antara ilmu di kampus dan praktik di dunia industri adalah kunci melahirkan generasi pembelajar yang siap berkarya. Hal inilah yang melandasi UTMedan menggelar audiensi dan silaturahmi strategis ke PT Kawasan Industri Medan (KIM).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UT Medan dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri sebagai poros utama peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Tim UT Medan dipimpin langsung oleh Direktur UT Medan, Yasir Riady, didampingi jajaran pimpinan dan staf. Mereka disambut hangat oleh Eka Wahyudi Panjaitan, Manager Sumber Daya Manusia PT KIM, dan Maria Purnama, Manager Akuntansi & Keuangan, beserta jajaran manajemen perusahaan. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaboratif dan saling menghargai.
Dalam dialog yang berlangsung, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama strategis. Fokus pembahasan mencakup program peningkatan kompetensi bagi karyawan industri, pengembangan SDM unggul berbasis teknologi, serta kuliah umum dan pelatihan jarak jauh yang menjadi keunggulan sistem pembelajaran UT.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa dunia pendidikan dan dunia industri tidak boleh berjalan sendiri-sendiri.
“UT Medan berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman. Melalui sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, kami ingin memastikan bahwa akses belajar tidak mengenal batas ruang, waktu, maupun profesi. Dunia industri perlu tenaga terampil, sementara dunia pendidikan harus hadir sebagai sumber inspirasi dan penggerak kompetensi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yasir menambahkan bahwa kemitraan dengan sektor industri bukan sekadar kerja sama formal, melainkan upaya membangun ekosistem pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) di tengah arus digitalisasi dan transformasi ekonomi global.
Pihak PT KIM menyambut positif inisiatif tersebut. Mereka menilai kerja sama ini sejalan dengan visi perusahaan dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja di kawasan industri.
“KIM berupaya menciptakan lingkungan industri yang adaptif, dan kolaborasi dengan UT Medan menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas SDM yang produktif dan berdaya saing tinggi,” ujar Eka Wahyudi Panjaitan.
Pertemuan berakhir dengan sesi foto bersama dan penyerahan cendera mata, menandai babak baru kemitraan pendidikan dan industri di Sumatera Utara.
Melalui langkah ini, UT Medan menegaskan perannya sebagai jembatan antara dunia akademik dan dunia kerja, menyalakan obor pengetahuan di tengah geliat industri. Dalam semangat mencerdaskan kehidupan bangsa, UT Medan terus melangkah, meyakini bahwa pendidikan yang kolaboratif dan berkelanjutan adalah kunci menuju masa depan SDM Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan bermartabat.
What's Your Reaction?