PHRI Sumut Gelar Musda XIII 2026, Perkuat Konsolidasi Hadapi Tantangan Global; UT Medan Siap Ambil Peran Strategis
MNAINDONESIA.ID - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPD Sumatera Utara memastikan kesiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XIII Tahun 2026 yang akan digelar pada 14–16 Februari 2026 di Hotel Santika Medan. Mengusung tema “Meningkatkan Konsolidasi Antar Sektor Pariwisata Menghadapi Dinamika Ekonomi Nasional dan Pasar Global,”Musda ini diharapkan menjadi momentum strategis memperkuat soliditas dan menentukan arah baru industri pariwisata Sumut.
Ketua PHRI BPD Sumut, Danny S. Wardhana, menjelaskan bahwa Musda XIII merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah. Agenda utama tidak hanya membahas laporan pertanggungjawaban dan program kerja, tetapi juga memilih Ketua dan jajaran pengurus baru untuk periode mendatang.
“Proses penjaringan calon Ketua telah dilaksanakan sejak 15 Oktober hingga 15 November 2025. Hingga batas akhir pendaftaran, terdapat satu calon yang mendaftar sesuai mekanisme organisasi,” ujar Danny dalam konferensi pers di Kota Medan, Kamis siang (12/2/2026).
Musda kali ini dinilai krusial di tengah tantangan berat yang dihadapi industri perhotelan dan restoran. Fluktuasi ekonomi nasional, perubahan perilaku wisatawan pascapandemi, serta persaingan pasar global yang semakin kompetitif menuntut adaptasi cepat dan strategi kolektif. PHRI Sumut menegaskan tidak bisa berjalan sendiri menghadapi dinamika tersebut.
Tokoh industri perhotelan Sumut, Melkhy Waas, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing daerah. Menurutnya, sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, akademisi, dan investor menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem pariwisata yang tangguh dan berkelanjutan.
Komitmen kolaborasi itu mendapat sambutan positif dari Universitas Terbuka (UT) Medan. UT Medan menyatakan kesiapan mendukung berbagai program strategis PHRI, terutama dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sektor hospitality dan pariwisata.
Sebagai perguruan tinggi berbasis pendidikan terbuka dan jarak jauh, UT Medan siap menghadirkan program pelatihan, peningkatan kompetensi, seminar, hingga kolaborasi riset yang relevan dengan kebutuhan industri. Dukungan ini diharapkan mampu melahirkan SDM pariwisata yang adaptif terhadap transformasi digital serta responsif terhadap perubahan pasar global.
Tak hanya itu, UT Medan juga akan berpartisipasi aktif dalam ajang Business and Horeca Connect 2026 yang digelar di Santika Premiere Dyandra Convention Medan. Kegiatan tersebut menjadi wadah strategis mempertemukan pelaku industri, penyedia jasa, akademisi, serta investor dalam satu ekosistem kolaboratif yang mendorong inovasi dan ekspansi pasar.
Partisipasi UT Medan dalam forum bisnis tersebut menegaskan komitmen perguruan tinggi untuk tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mitra strategis dunia usaha. Melalui pelaksanaan Musda XIII PHRI Sumut serta sinergi bersama berbagai pemangku kepentingan, sektor pariwisata dan perhotelan Sumatera Utara diharapkan semakin solid, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan ekonomi nasional maupun pasar global pada 2026 dan seterusnya.
What's Your Reaction?