Universitas Terbuka Peringati Isra Mikraj 1447 H Hadirkan Ustaz Dennis Lim sebagai Penceramah
MNAINDONESIA.ID - Universitas Terbuka (UT) Medan menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 dengan menghadirkan Ustaz Dennis Lim atau yang akrab disapa Koh Dennis sebagai pembicara utama. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusias ini diikuti pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa UT Medan.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Terbuka, Ali Muktiyanto. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si. menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai spiritualitas, integritas, dan etos kerja sivitas akademika di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
“Isra Mikraj mengajarkan makna shalat sebagai fondasi kehidupan. Nilai disiplin, kejujuran, dan tanggung jawab yang terkandung di dalamnya sangat relevan dengan dunia pendidikan tinggi,” ujarnya.
Menurutnya, transformasi pendidikan di era digital harus tetap berakar pada nilai moral dan spiritual. Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang kuat dan berintegritas. Momentum Isra Mikraj, kata dia, menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kedalaman spiritual.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Dennis Lim menyampaikan pesan tentang pentingnya ilmu dan proses belajar sebagai bagian dari ibadah. Ia menekankan bahwa peristiwa Isra Mikraj menjadi bukti betapa tinggi kedudukan shalat sebagai bentuk komunikasi langsung antara hamba dengan Allah SWT.
“Perjalanan Isra Mikraj bukan hanya peristiwa luar biasa, tetapi juga pengingat bahwa kedekatan dengan Allah adalah sumber kekuatan dalam menghadapi ujian kehidupan,” tutur Ustaz Dennis Lim. Ia mengajak peserta menjadikan momentum ini sebagai refleksi diri untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan menata kembali niat dalam menuntut ilmu.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menambah suasana syahdu. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama dan doa bersama untuk kemajuan Universitas Terbuka, khususnya UT Medan, agar terus menjadi institusi pendidikan yang unggul, inklusif, serta berdaya saing global.
Sepanjang acara, suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan terasa di antara para peserta. Mahasiswa dan dosen tampak mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, menjadikan peringatan Isra Mikraj ini tidak hanya sebagai ajang seremonial, tetapi juga ruang perenungan bersama.
Melalui kegiatan ini, UT Medan berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mikraj dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aktivitas akademik maupun dalam pengabdian kepada masyarakat. Spirit disiplin, integritas, dan tanggung jawab yang diajarkan melalui shalat diharapkan menjadi landasan kuat dalam membangun budaya akademik yang berkarakter dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
What's Your Reaction?