UMC Awali PMB 2026 dengan Kick Off dan Pengajian Muhammadiyah

Dec 29, 2025 - 14:52
 0
UMC Awali PMB 2026 dengan Kick Off dan Pengajian Muhammadiyah

MNAINDONESIA.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) resmi menggelar kick off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 di Convention Hall UMC, Senin (29/12)  sebagai bagian dari langkah strategis memastikan keberlanjutan dan masa depan institusi.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan arah pengembangan UMC yang berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah berkemajuan.

Rektor UMC, Arif Nurudin, MT, mengatakan bahwa kick off PMB bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari ikhtiar besar institusi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi ke depan. Menurutnya, UMC terus berupaya memperkuat tata kelola akademik, kelembagaan, dan pelayanan pendidikan agar mampu menjawab kepercayaan publik yang semakin besar.

“Keberadaan mahasiswa adalah faktor kunci bagi keberlangsungan seluruh ikhtiar UMC. Oleh karena itu, PMB harus dipandang sebagai gerbang strategis untuk menyiapkan masa depan kampus secara terencana dan berkelanjutan,” ujar Arif Nurudin.

Kajian Muhammadiyah dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Prof KH Ahmad Dahlan. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa inti dari Muhammadiyah berkemajuan mencakup prinsip terencana, terprogram, dan sistemik. Ketiga prinsip tersebut, kata dia, harus menjadi fondasi dalam setiap langkah pengembangan amal usaha Muhammadiyah, termasuk perguruan tinggi.

Prof Ahmad Dahlan yang akrab disapa Prof Lalan menjelaskan bahwa kick off PMB UMC merupakan ikhtiar berkepastian masa depan. Menurutnya, kepastian itu ditopang oleh sistem yang berkelanjutan, konsisten, efisien, aman secara kelembagaan, serta memiliki “tabungan berharga” dalam bentuk sumber daya manusia unggul.

“Kehadiran mahasiswa di UMC bukan hanya soal angka, tetapi menjadi jaminan keberlanjutan berbagai ikhtiar persyarikatan di bidang pendidikan. Dari sanalah kebermanfaatan jangka panjang bisa diwujudkan,” tegas Prof Lalan.

Ia juga menekankan bahwa publik menaruh harapan besar terhadap UMC sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Harapan tersebut, lanjutnya, harus dijawab dengan kerja nyata, tata kelola yang profesional, serta konsistensi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UMC, Ustadz Digyono, turut mengapresiasi berbagai ikhtiar yang telah dilakukan UMC sepanjang tahun 2025. Ia menilai langkah-langkah yang ditempuh pimpinan universitas menunjukkan kerja keras luar biasa dalam membangun institusi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Sepanjang 2025, UMC menunjukkan ikhtiar yang serius dan terukur. Ini patut diapresiasi dan harus terus dijaga agar kepercayaan masyarakat semakin kuat,” ujar Ustadz Digyono.

Kick off PMB UMC ini diharapkan menjadi awal penguatan sinergi seluruh elemen kampus dalam menjawab tantangan masa depan, sekaligus memperkokoh posisi UMC sebagai perguruan tinggi yang dipercaya publik dan berorientasi pada kemajuan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow