Direktur dan Lima Mahasiswa UT Medan Presentasikan Hasil Penelitian di ICoMUS 2026
MNAINDONESIA.ID - Direktur Universitas Terbuka (UT) Medan, Yasir Riady, S.S., M.Hum., bersama lima mahasiswa turut mempresentasikan hasil penelitian dalam The 5th International Conference on Multidisciplinary Academic Studies (ICoMUS) 2026 yang berlangsung di UT Convention Center (UTCC), Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada 22 Oktober 2026.
Konferensi internasional yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Terbuka tersebut berlangsung secara hibrida, melalui pertemuan tatap muka dan daring menggunakan Zoom.
ICoMUS 2026 mengangkat tema “Smart Innovations for Sustainable Development: Integrating Science, Social, Economic, and Future Education Perspectives”. Kegiatan ini mempertemukan peneliti, akademisi, pendidik, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu untuk mempresentasikan temuan penelitian, mendiskusikan perkembangan ilmu pengetahuan, serta memperluas kolaborasi akademik.
Dalam konferensi tersebut, Direktur UT Medan, Yasir Riady, mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Strategic Use of Promotional Content Instagram (Like, Comments, View, Posts and Followers): Evidence from Content Analysis of Library Accounts in Indonesia, Malaysia and Singapore”.
Penelitian tersebut menganalisis strategi pemanfaatan konten promosi Instagram pada akun perpustakaan di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Kajian ini berfokus pada penggunaan berbagai indikator interaksi digital, seperti jumlah suka, komentar, tayangan, unggahan, dan pengikut dalam mendukung komunikasi serta promosi layanan perpustakaan.
Selain Direktur UT Medan, lima mahasiswa turut memaparkan hasil penelitian dengan topik yang mencerminkan keberagaman bidang keilmuan.
Rifna Fadyah mempresentasikan penelitian berjudul “Transforming Social Media into a Digital Bulletin Board: Content Strategy and Audience Engagement in Distance Higher Education”, yang membahas strategi komunikasi digital dan keterlibatan audiens dalam pendidikan tinggi jarak jauh.
Amanda Wibowo mengangkat penelitian “Value for Money in Context: Demographic and Geographic Differences among Generation Z Shopee Users in Indonesia”, yang mengkaji perbedaan karakteristik demografis dan geografis konsumen Generasi Z.
Sementara itu, Hofifah Indira Sandi mempresentasikan “Digital Bulletin Boards in Distance Higher Education: Examining Information Accessibility, Visual Communication, and Student Satisfaction”, dengan fokus pada aksesibilitas informasi, komunikasi visual, dan kepuasan mahasiswa.
Pada bidang teknologi pangan, Nyoman Fitria Ditha Marciella membawakan penelitian “Effect of Blanching on Texture of an Andaliman-Spiced Clam Product Packaged in Retort Pouches”.
Adapun Kristian Agape Lumban Gaol mempresentasikan “Optimization of the New Criminal Code against Cybercrime in the Society 5.0 Era: An Empirical Juridical Study in Medan City”, yang membahas aspek hukum penanganan kejahatan siber.
Kelima mahasiswa UT Medan berangkat menuju lokasi konferensi pada 21 Oktober dan kembali pada 23 Oktober 2026.
Keikutsertaan delegasi UT Medan dalam ICoMUS 2026 menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya penelitian, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, serta mendorong keterlibatan mahasiswa dalam forum akademik internasional.
Melalui kegiatan ini, UT Medan berharap semakin banyak mahasiswa aktif menghasilkan penelitian yang relevan, inovatif, dan berkontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan berkelanjutan.
What's Your Reaction?