HISKI Usulkan Sastrawan Taufiq Ismail Raih Nobel Sastra 2027 pada Hari Sastra Indonesia

Jul 3, 2026 - 06:06
 0
HISKI Usulkan Sastrawan Taufiq Ismail Raih Nobel Sastra 2027 pada Hari Sastra Indonesia

MNAINDONESIA.ID - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) secara resmi mendeklarasikan dukungan dan mengusulkan sastrawan senior Indonesia, Dr. (HC) Taufiq Ismail, untuk mendapatkan penghargaan bergengsi Nobel Bidang Kesusastraan. Deklarasi tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Ketua 3 Bidang Kerja Sama HISKI, Dr. Sastri Sunarti, M.Hum., yang hadir mewakili Ketua Umum HISKI, Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum., di Kementerian Kebudayaan pada Kamis (2/7/2026). Momentum bersejarah ini dibacakan tepat pada peringatan Hari Sastra Indonesia.

Surat deklarasi resmi yang menjadi dasar pengusulan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum HISKI, Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum., bersama Sekretaris Jenderal HISKI, Dr. Yeni Artanti, M.Hum. Dalam naskah deklarasi yang dibacakan di hadapan para tokoh budaya dan pejabat kementerian, HISKI menegaskan bahwa usulan ini sejalan dengan visi organisasi profesi yang menaungi para sarjana sastra di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Merujuk pada Anggaran Dasar (AD) HISKI Pasal 6 Ayat 3, salah satu tujuan utama organisasi adalah memberadabkan manusia melalui penggalian, penelitian, dan pengembangan karya sastra. Selain itu, pada Ayat 4 pasal yang sama, HISKI juga berkomitmen untuk terus meningkatkan apresiasi kesusastraan di kalangan masyarakat luas.

Melalui pembacaan deklarasi oleh Dr. Sastri Sunarti, M.Hum., pihak HISKI menyampaikan bahwa sosok Taufiq Ismail dinilai telah berhasil merealisasikan kedua tujuan besar organisasi tersebut secara nyata sepanjang karier kepenulisannya. Sebagai seorang sastrawan legendaris, Taufiq Ismail tidak hanya melahirkan karya-karya puisi yang monumental, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan kebudayaan yang memberikan dampak signifikan secara global.

"Dr. (HC) Taufiq Ismail telah merealisasi tujuan pelestarian dan peningkatan apresiasi sastra melalui karya sastra puisi serta kegiatan-kegiatannya yang berdampak secara global," demikian bunyi petikan poin deklarasi HISKI yang dibacakan di Kementerian Kebudayaan.

Lebih lanjut, HISKI menilai kontribusi Taufiq Ismail dalam mengenalkan identitas budaya dan sastra Indonesia di kancah global terbukti sangat kuat. Dampak global tersebut meluas melalui jejaring pergaulan internasional yang dibangun oleh masyarakat Indonesia, termasuk para mahasiswa tanah air yang tengah menempuh studi di luar negeri. Karya-karyanya dinilai mampu menjembatani dialog antarbudaya dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia.

Melalui rekam jejak, konsistensi, serta pengaruh besar sang penyair dalam dunia literasi internasional, HISKI memandang Taufiq Ismail sangat layak untuk masuk dalam jajaran penerima penghargaan tertinggi kesusastraan dunia tersebut. Momentum pembacaan deklarasi pada Hari Sastra Indonesia di Kementerian Kebudayaan ini diharapkan dapat memantik dukungan yang lebih luas dari berbagai elemen masyarakat, akademisi, serta pemerintah Indonesia guna mengawal pengusulan Taufiq Ismail menuju panggung Nobel Sastra.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow