UT Medan dan IKA UT Medan Gerakkan Green University melalui Program “Satu Mahasiswa, Satu Pohon”
MNAINDONESIA.ID - Universitas Terbuka (UT) Medan bersama Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Medan menggelar gerakan Green University bertajuk “Satu Mahasiswa, Satu Pohon” sebagai bagian dari rangkaian Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) UT Medan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata UT Medan dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membangun karakter mahasiswa baru yang memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan. Gerakan penghijauan ini tidak sekadar ditandai dengan penanaman pohon, tetapi juga menjadi simbol keterlibatan mahasiswa dalam menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa mahasiswa baru tidak hanya dipersiapkan untuk menghadapi sistem pembelajaran jarak jauh, tetapi juga diarahkan agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui gerakan “Satu Mahasiswa, Satu Pohon”, setiap mahasiswa diajak memahami bahwa pendidikan memiliki dimensi yang lebih luas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat.
“Setiap pohon yang ditanam merupakan simbol pertumbuhan mahasiswa. Seiring pohon tumbuh, mahasiswa juga diharapkan berkembang menjadi pribadi yang mandiri, peduli, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan,” menjadi semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Program ini sekaligus memperkuat sinergi antara UT Medan dan IKA UT Medan. Kehadiran para alumni menjadi bagian penting dalam membangun hubungan berkelanjutan antara mahasiswa, almamater, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang tidak hanya mendukung keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang lebih luas.
Semangat Green University yang diperkenalkan kepada mahasiswa baru juga memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penghijauan. Konsep tersebut diarahkan untuk membangun budaya kampus yang peduli terhadap lingkungan, bijak dalam pemanfaatan sumber daya, serta memiliki orientasi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Di sisi lain, LPKBJJ menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru UT Medan untuk memahami karakteristik pembelajaran jarak jauh. Mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai kemandirian belajar, pemanfaatan teknologi, pengelolaan waktu, serta strategi mengikuti proses pembelajaran secara efektif.
Kehadiran program “Satu Mahasiswa, Satu Pohon” melengkapi pembekalan akademik tersebut dengan nilai kepedulian sosial dan ekologis. Mahasiswa diingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
UT Medan berharap gerakan tersebut dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari budaya kampus. Sinergi antara mahasiswa, alumni, sivitas akademika, dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk memperluas dampak program.
Setiap pohon yang ditanam menjadi pesan sederhana namun kuat: pendidikan harus tumbuh bersama kepedulian. Melalui “Satu Mahasiswa, Satu Pohon”, UT Medan dan IKA UT Medan menegaskan komitmen membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga bumi.
Gerakan tersebut diharapkan menjadi awal dari langkah panjang menuju Universitas Terbuka yang semakin hijau, peduli, inklusif, dan berkelanjutan.
What's Your Reaction?