PERMATA UT Medan Resmi Dilantik, Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan Universitas Terbuka
MNAINDONESIA.ID - Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan perempuan melalui pembentukan organisasi PERMATA Universitas Terbuka (PERMATA UT). Organisasi ini hadir sebagai wadah pengembangan potensi, peningkatan kemandirian, serta penguatan peran perempuan dalam keluarga, lingkungan kerja, dan masyarakat.
Sebagai tindak lanjut pembentukan organisasi tersebut, UT Medan menggelar pelantikan pengurus PERMATA UT Medan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda. Pelantikan berlangsung dengan melibatkan jajaran pengurus serta pimpinan Universitas Terbuka Medan.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, secara resmi melantik Dwi Rahmadhani sebagai Ketua PERMATA UT Medan. Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan organisasi perempuan di lingkungan UT Medan sekaligus memperluas partisipasi perempuan dalam mendukung berbagai program universitas.
Kehadiran PERMATA UT Medan diharapkan mampu mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam berbagai kegiatan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan, pendidikan, pengembangan keterampilan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Selain itu, organisasi tersebut diharapkan dapat membangun hubungan yang lebih erat antara keluarga pegawai, pegawai perempuan, dan pensiunan di lingkungan Universitas Terbuka.
Secara nasional, PERMATA UT resmi diluncurkan pada puncak peringatan Dies Natalis ke-42 Universitas Terbuka yang berlangsung di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, pada 4 September 2026.
Sebelum peluncuran tersebut, PERMATA UT telah dideklarasikan pada 26 Agustus 2026 di Ruang Kenari, Wisma 2 UT, Tangerang Selatan. Deklarasi dilakukan oleh delapan pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) UT sebagai langkah awal pembentukan organisasi perempuan yang lebih mandiri dan inklusif.
Pembentukan PERMATA UT dilatarbelakangi kebutuhan untuk menghadirkan organisasi yang mampu merangkul lebih banyak perempuan di lingkungan universitas. Selama ini, keanggotaan DWP memiliki ketentuan tertentu sehingga belum sepenuhnya menjangkau seluruh kelompok perempuan yang memiliki keterkaitan dengan UT.
Melalui PERMATA UT, cakupan keanggotaan diperluas dengan melibatkan istri pegawai aktif, baik pegawai negeri sipil maupun non-PNS, pegawai perempuan, istri pensiunan, serta pensiunan pegawai perempuan Universitas Terbuka.
Keberagaman anggota tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang kolaborasi yang terbuka, memperkuat solidaritas, serta menghadirkan berbagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
Di tingkat daerah, PERMATA UT Medan memiliki peran strategis dalam menerjemahkan semangat organisasi nasional menjadi program yang sesuai dengan kebutuhan anggota. Penguatan kapasitas perempuan, kegiatan edukatif, serta pengembangan jejaring sosial menjadi bidang yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Momentum pelantikan yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda juga memperkuat semangat persatuan, kebersamaan, dan kontribusi perempuan dalam mendukung kemajuan pendidikan.
Dengan kepemimpinan Dwi Rahmadhani, PERMATA UT Medan diharapkan berkembang menjadi organisasi yang aktif, mandiri, dan berkelanjutan.
Ke depan, PERMATA UT diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan perempuan yang memberikan kontribusi positif bagi Universitas Terbuka dan masyarakat luas.
What's Your Reaction?