Indonesia dan Spanyol Perkuat Kerja Sama Lindungi Kebudayaan Palestina

Jul 18, 2026 - 12:07
 0
Indonesia dan Spanyol Perkuat Kerja Sama Lindungi Kebudayaan Palestina

MNAINDONESIA.ID - Indonesia dan Spanyol memperkuat kerja sama kebudayaan sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam melindungi warisan budaya Palestina yang terancam akibat konflik berkepanjangan. Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan bilateral antara Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon dan Menteri Kebudayaan Spanyol Ernest Urtasun di Madrid, Rabu (15/7), di sela International Conference on the Reconstruction of Cultural Sector in Palestine.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara membahas pembaruan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bidang kebudayaan sebagai dasar penguatan kerja sama di berbagai sektor, terutama industri perfilman. Indonesia mengusulkan skema kemudahan koproduksi film bagi sineas kedua negara serta pengembangan berbagai program kolaborasi budaya.

Fadli Zon menegaskan bahwa pelestarian identitas budaya merupakan bagian penting dari hak suatu bangsa. Menurutnya, dukungan terhadap Palestina bukan hanya berkaitan dengan aspek kemanusiaan, tetapi juga upaya menjaga warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Palestina.

Ia juga mengapresiasi langkah aktif Pemerintah Spanyol dalam menggalang dukungan internasional bagi perlindungan sektor kebudayaan Palestina. Indonesia, kata Fadli, siap memperkuat kolaborasi internasional untuk memastikan warisan budaya Palestina tetap terjaga di tengah situasi konflik.

Selain membahas kerja sama bilateral, Indonesia dan Spanyol turut mendukung pembentukan International Alliance for the Protection of Palestinian Culture. Aliansi tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi berbagai negara dalam melindungi situs bersejarah, museum, arsip, karya seni, serta identitas budaya Palestina yang menghadapi ancaman kerusakan akibat perang.

Di sektor perfilman, Spanyol juga membuka peluang lebih luas bagi promosi film Indonesia melalui partisipasi dalam Festival Film San Sebastián dan Festival Film Málaga. Kedua negara juga menjajaki penguatan hubungan antarlembaga perfilman serta peluang pembentukan mekanisme matching fund untuk mendukung produksi bersama.

Konferensi internasional yang berlangsung pada 15–16 Juli 2026 itu diikuti puluhan delegasi dari berbagai negara. Pertemuan tersebut menghasilkan deklarasi yang menyerukan pembentukan Pact for the Resilience of Palestinian Culturesebagai langkah global untuk melindungi, mempertahankan, dan membangkitkan kembali kehidupan budaya Palestina, sekaligus menempatkan kebudayaan sebagai bagian penting dalam proses rekonstruksi Palestina.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow