Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas melalui Penjaminan Kredit dan Platform Digital UMKM Layak

Oct 30, 2026 - 05:07
Nov 4, 2026 - 05:13
 0
Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas melalui Penjaminan Kredit dan Platform Digital UMKM Layak

MNAINDONESIA.ID -  PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui layanan penjaminan kredit, peningkatan literasi keuangan, serta pemanfaatan teknologi digital. Langkah tersebut bertujuan memperluas akses pembiayaan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha.

Hal tersebut disampaikan oleh Deni Hazwartharik R., Manajer Operasional PT Jamkrindo (Persero) Cabang Cirebon, dalam pemaparan bertajuk Peran PT Jamkrindo sebagai Perusahaan Penjaminan bagi UMKM  di Semnas dan Workshop “UMKM Muda Ciayumajakuning: Strategi Akselerasi Finansial Kontemporer”, Aula Kantor Bupati Cirebon pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Deni menjelaskan bahwa keterbatasan agunan masih menjadi salah satu hambatan bagi pelaku UMKM dalam memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan. Kondisi tersebut membutuhkan dukungan penjaminan agar usaha yang memiliki prospek ekonomi tetap memperoleh kesempatan berkembang.

Menurutnya, Jamkrindo berperan membantu pelaku UMKM yang memiliki usaha layak secara ekonomi, tetapi belum memenuhi seluruh persyaratan perbankan atau belum bankable.

Melalui mekanisme penjaminan kredit, Jamkrindo menghubungkan kepentingan pelaku usaha dengan lembaga keuangan untuk memperluas kesempatan memperoleh pembiayaan produktif.

Selain penjaminan, Deni memaparkan berbagai program pemberdayaan yang mencakup pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, literasi keuangan, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kemampuan manajemen usaha.

Salah satu inovasi unggulan Jamkrindo ialah platform digital UMKM Layak, yang dapat diakses melalui laman https://umkmlayak.co.id.

Platform tersebut menyediakan sejumlah fitur, antara lain profiling and scoring, kasir digital atau Point of Sales (POS), katalog produk elektronik, serta layanan pelatihan dan pendampingan.

Melalui fitur profiling and scoring, pelaku UMKM dapat mengetahui gambaran kelayakan usaha berdasarkan aspek finansial dan nonfinansial, termasuk kemampuan pembayaran kewajiban pembiayaan.

Sementara itu, fitur POS membantu pelaku usaha melakukan pencatatan transaksi, mengelola produk, memantau pemasukan dan pengeluaran, serta menyusun laporan keuangan secara digital.

Deni juga menjelaskan bahwa katalog digital dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran melalui penyajian informasi produk, lokasi usaha, media sosial, dan akses menggunakan kode QR.

Dalam bidang pemberdayaan, Jamkrindo telah mengembangkan berbagai program pelatihan dan pendampingan sepanjang 2023 hingga 2025, meliputi literasi keuangan, pemasaran digital, perlindungan merek, pengembangan produk, serta konsultasi bisnis.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu mengelola usaha secara profesional sekaligus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan pasar.

Pengembangan UMKM juga membutuhkan kolaborasi antara lembaga keuangan, pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif.

Melalui layanan penjaminan dan penguatan kapasitas digital, Jamkrindo berupaya meningkatkan kemandirian pelaku UMKM, memperluas peluang pembiayaan, serta mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Pemaparan Deni menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya berkaitan dengan penyediaan modal, tetapi juga peningkatan kompetensi, penguatan tata kelola, dan pemanfaatan inovasi digital.

Dengan pendekatan tersebut, Jamkrindo berharap semakin banyak UMKM mampu meningkatkan skala usahanya, memperluas pasar, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Kehadiran Jamkrindo turut menambah semangat MNAINDONESIA yang berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon (FEB UMC) dalam mendukung UMKM Layak. 

Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara  Media, Akademisi dan lembaga Pemerintah dalam mendorong penguatan kapasitas serta kemandirian ekonomi generasi muda.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow