Menyatukan Visi, Meningkatkan Aksi: UT Medan Gelar Rakor SALUT 2025
MNAINDONESIA.ID - Universitas Terbuka (UT) Medan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola layanan dan mempercepat arus informasi akademik di seluruh wilayah kerja Sumatera Utara. Rakor yang dihadiri para Koordinator SALUT, staf, karyawan, serta jajaran pimpinan UT Medan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan visi sekaligus meningkatkan aksi pelayanan di lapangan.
Dalam sambutannya, Direktur UT Medan Yasir Riady menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan tidak boleh berhenti pada rutinitas, tetapi harus bergerak menuju transformasi menyeluruh. Ia menekankan bahwa seluruh SALUT wajib responsif terhadap kebutuhan mahasiswa yang semakin beragam dan cepat berubah.
"Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Layanan harus adaptif, berbasis digital, dan mengedepankan kecepatan serta ketepatan informasi," ujar Yasir di Medan, Minggu (23/11).
Ia menambahkan bahwa transformasi digital bukan hanya tuntutan zaman, tetapi juga instrumen utama untuk memastikan kualitas layanan UT tetap kompetitif dan mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Yasir juga menggarisbawahi bahwa SALUT memegang peran vital sebagai wajah UT di daerah. Karena itu, ia meminta seluruh koordinator dan staf memperkuat kapasitas diri serta meningkatkan koordinasi lintas unit agar pelayanan kepada mahasiswa semakin optimal.
Rakor SALUT 2025 membuka ruang diskusi bagi peserta untuk menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Di antaranya adalah kebutuhan peningkatan kompetensi SDM, efektivitas strategi komunikasi ke masyarakat, serta optimalisasi layanan bagi mahasiswa baru yang setiap tahun terus bertambah. Diskusi berlangsung dinamis, menampilkan berbagai solusi yang diharapkan dapat diterapkan secara seragam di seluruh SALUT.
UT Medan menargetkan Rakor ini dapat menghasilkan kesepahaman bersama mengenai standar layanan, penguatan mekanisme komunikasi dengan mahasiswa, serta terbentuknya jejaring SALUT yang semakin solid. Dengan demikian, setiap unit layanan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan konsisten sesuai standar Universitas Terbuka.
Yasir Riady menutup arahannya dengan menegaskan kembali bahwa kualitas layanan merupakan inti dari reputasi institusi. “Jika layanan kita baik, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh. Dan di situlah UT Medan akan semakin kuat,” ujarnya.
Melalui Rakor SALUT 2025, UT Medan berharap seluruh unit layanan mampu bergerak serempak, menyatukan visi, dan meningkatkan kinerja demi menghadirkan pengalaman belajar yang lebih baik bagi seluruh mahasiswa di Sumatera Utara. Dengan kolaborasi yang solid, UT Medan optimistis dapat mencapai target-target layanan pada tahun akademik berjalan.
What's Your Reaction?