UMC Diminati 24 Negara, Cetak Rekor 630 Pendaftar Internasional

Nov 24, 2025 - 14:36
 0
UMC Diminati 24 Negara, Cetak Rekor 630 Pendaftar Internasional

MNAINDONESIA.ID - Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) kembali menorehkan langkah besar dalam perjalanan internasionalisasinya. Memasuki tahun akademik 2025/2026, UMC menerima 630 aplikasi dari calon mahasiswa internasional yang berasal dari 24 negara. Antusiasme yang datang dari berbagai penjuru dunia ini bukan sekadar angka di atas kertas, tetapi wujud kepercayaan global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UMC.

Rektor UMC, Arif Nurudin, MT., tidak menyembunyikan rasa syukur dan bangganya. Ia melihat gelombang kepercayaan ini sebagai energi baru bagi UMC untuk terus melaju.

“Tidak sekadar angka. Enam ratus tiga puluh aplikasi ini adalah amanah dan bukti bahwa semangat Islam Berkemajuan yang kami usung memiliki resonansi kuat di kancah global,” ujar Arif.

Ia menambahkan, “Kepercayaan ini akan kami balas dengan komitmen yang lebih kuat untuk mencetak generasi unggul baik secara intelektual maupun akhlak yang mampu memberi kontribusi bagi peradaban dunia.”

Genap 40 Mahasiswa Internasional di PDDIKTI

UMC sendiri mencatat milestone penting dengan terdatarnya 40 mahasiswa internasional di PDDIKTI. Capaian ini menunjukkan bahwa internasionalisasi yang dibangun UMC bukan hanya mengejar jumlah, tetapi memastikan kualitas dan keberlanjutan, termasuk legalitas akademik yang diakui secara resmi oleh negara.

Kesuksesan tahun ini melengkapi perjalanan UMC dalam membangun atmosfer pendidikan berstandar global. Pada tahun akademik 2024/2025, UMC telah menerima 5 mahasiswa asing reguler dan 25 mahasiswa asing non-degree (summer course). Dengan tambahan 10 mahasiswa baru tahun ini, total mahasiswa internasional UMC yang tercatat resmi di PDDIKTI kini berjumlah 40 orang.

Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) UMC, Muhammad Azka Maulana, M.Psi., turut mengamini sinyal positif ini. Ia menuturkan bahwa setiap aplikasi yang diterima membawa harapan dan kisah yang berbeda-beda, sekaligus memperkuat pijakan UMC untuk terus tumbuh sebagai komunitas kampus yang inklusif dan berdampak global.

“Kepercayaan dari 24 negara ini menjadi bahan bakar bagi tim KUI dan seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas jejaring kerja sama,” jelas Azka di UMC, Senin (24/11).

Dari 630 Pendaftar Menjadi 10 Terbaik

Dari ratusan pendaftar yang bersaing ketat, UMC akhirnya memilih 10 mahasiswa asing dengan kompetensi terbaik. Hasil seleksi menunjukkan komposisi penerimaan sebagai berikut:

  • 5 mahasiswa menerima Beasiswa Penuh (Full Scholarship)

  • 1 mahasiswa menerima Beasiswa Parsial (Partial Scholarship)

  • 4 mahasiswa membiayai sendiri UKT (Uang Kuliah Tunggal)

Profil 10 Mahasiswa Internasional Baru

Kesepuluh mahasiswa internasional yang akan memperkaya kampus UMC tersebut adalah:

1. Handy Abdalla Bilo Mohamed (Sudan) - Ilmu Keperawatan
2. Nusrat Jahan Nuhin (Bangladesh) - Ilmu Gizi
3. Mohammed Ebrahim Ali Alahdal (Yaman) - Studi Qur'an dan Tafsir
4. Adam Ibrahim Yahya Al Tahlr (Sudan) - Pendidikan Matematika
5. Fatou Bajinka (Gambia) - Pendidikan Guru Sekolah Dasar
6. Obai Saif Eldin Mohammed Osman (Sudan) - Teknik Informatika
7. Ozaz Mohammed Ahmad Hemida (Sudan) - Pendidikan Kimia
8. Jawhar Nohammed Abdalla M (Sudan) - Teknik Informatika
9. Naden Nader Mohamed Othman (Sudan) - Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
10. Mohamed Khede Noralden (Sudan) - Manajemen

Kualitas yang Terus Meningkat

Penerimaan mahasiswa asing untuk tahun kedua ini punya nilai prestise tersendiri. Dibandingkan tahun sebelumnya, UMC tidak hanya berhasil menarik lebih banyak minat, tetapi juga berhasil merekrut mahasiswa dengan kualitas yang sangat menjanjikan.

"Yang membanggakan, para mahasiswa yang diterima tidak hanya menunjukkan kompetensi akademik yang baik dan kemampuan bahasa Inggris yang lancar, tetapi juga memiliki komitmen dan keinginan yang kuat untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan. Fakta bahwa empat mahasiswa bersedia membayar UKT secara mandiri menunjukkan bahwa nilai dan kualitas pendidikan UMC diakui dan dianggap setara dengan investasi yang mereka keluarkan," papar  Azka.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow