Perang AS-Iran Makan Korban Baru, India Evakuasi Ribuan Warganya

Jul 29, 2026 - 05:15
 0
Perang AS-Iran Makan Korban Baru, India Evakuasi Ribuan Warganya

MNAINDONESIA.ID - Dampak konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran kembali meluas. Kali ini, India menjadi negara yang terdampak setelah puluhan ribu warganya terjebak di kawasan Timur Tengah akibat eskalasi perang yang terus meningkat.

Pemerintah India bergerak cepat dengan menggelar operasi evakuasi besar-besaran terhadap warga negaranya yang berada di sejumlah negara Teluk. Langkah tersebut dilakukan menyusul memburuknya situasi keamanan serta gangguan terhadap lalu lintas penerbangan di kawasan tersebut.

Kementerian Penerbangan Sipil India menyebutkan sedikitnya 52.000 penumpang telah dipulangkan ke India. Dari jumlah tersebut, sekitar 32.107 orang diterbangkan menggunakan maskapai India, sementara sisanya menggunakan maskapai asing. Para penumpang berasal dari berbagai negara, termasuk Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Oman, yang terdampak langsung oleh ketegangan regional.

Selain memulangkan warganya, Kementerian Luar Negeri India juga mengeluarkan peringatan perjalanan yang meminta seluruh warga India menghindari perjalanan ke Iran maupun sebagian besar kawasan Timur Tengah. Bagi warga yang masih berada di wilayah terdampak, pemerintah mengimbau agar segera mencari tempat perlindungan yang aman hingga situasi kembali kondusif.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran tidak hanya memicu krisis kemanusiaan, tetapi juga mengganggu aktivitas transportasi internasional dan distribusi energi global. Kawasan Asia menjadi wilayah yang paling rentan karena sebagian besar pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dari Teluk Persia melintasi Selat Hormuz sebelum dikirim ke negara-negara seperti India, China, Jepang, dan Korea Selatan.

Ketegangan yang berkepanjangan juga mendorong sejumlah negara Asia-Pasifik, termasuk Indonesia, Australia, Jepang, Korea Selatan, Pakistan, dan Taiwan, untuk menyiapkan langkah antisipasi, mulai dari evakuasi warga negara hingga pengamanan pasokan energi domestik.

Sejumlah analis menilai perang yang terus berlanjut berpotensi memperburuk stabilitas ekonomi global. Gangguan terhadap jalur perdagangan internasional dan distribusi energi diperkirakan akan meningkatkan biaya logistik serta memicu kenaikan harga minyak dunia apabila konflik tidak segera mereda.

Hingga kini, pemerintah India terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah sambil memastikan proses evakuasi dan perlindungan terhadap warganya berjalan sesuai rencana. Sementara itu, masyarakat internasional kembali menyerukan penghentian konflik melalui jalur diplomasi guna mencegah meluasnya dampak kemanusiaan dan ekonomi di kawasan maupun dunia

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow