HISKI Hadiri Koordinasi Progres Persiapan Raih Nobel Sastra

Jul 8, 2026 - 19:52
 0
HISKI Hadiri Koordinasi Progres Persiapan Raih Nobel Sastra

MNAINDONESIA.ID - Sastrawan terkemuka Indonesia, Taufiq Ismail, resmi diusung untuk meraih Hadiah Nobel Sastra. Langkah besar ini digerakkan oleh dorongan kolaboratif dari Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) bersama komunitas Diaspora Minang, Komunitas Sastra Indonesia, serta kalangan akademisi nasional.

Komitmen bersama tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Universitas YARSI, Jakarta, pada Senin (6/7). Pertemuan krusial ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas YARSI, Prof. Fasli Jalal, dan dihadiri oleh istri sang sastrawan, Ibu Asiyati Yatim Taufiq Ismail, para akademisi, penggiat sastra, serta perwakilan organisasi profesi.

Dalam arahannya, Prof. Fasli Jalal menekankan pentingnya manajemen waktu yang ketat mengingat tenggat waktu yang sangat singkat. Target pengumpulan berkas harus rampung dalam kurun waktu dua bulan.

"Dengan waktu persiapan yang hanya tersedia pada bulan Juli dan Agustus, kita semua perlu memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien. Seluruh kelengkapan berkas administratif harus sudah lengkap dan siap pada akhir Agustus 2026," tegas Prof. Fasli Jalal.

Langkah taktis penyiapan dokumen pun terus dikebut dari berbagai lini. Dari pihak HISKI, koordinasi dikawal langsung oleh jajaran pengurus pusat, antara lain Ketua Umum Prof. Dr. Novi Anoegrajekti, M.Hum., Ketua Bidang Kerja Sama Dr. Sastri Sunarti, M.Hum., serta anggota Bidang Kerja Sama Sudartomo Macaryus, M.Hum.

Sebagai bentuk dukungan ilmiah dan kontekstualisasi karya, jaringan HISKI Komisariat yang tersebar luas dari Aceh hingga Papua kini tengah bergerak serentak. Mereka sedang berproses menyusun buku bersama yang mengkaji secara mendalam karya-karya serta rekam jejak Taufiq Ismail dalam ranah sastra, budaya, dan pendidikan.

Sementara itu, Ibu Asiyati Yatim yang selama puluhan tahun setia mendampingi perjalanan kepenyairan Taufiq Ismail, turut memaparkan sejumlah capaian penting sebagai materi pendukung pencalonan. Dokumen berupa buku Profil Taufiq Ismail saat ini telah siap, dan tim juga sedang merampungkan pembuatan video profil guna memvisualisasikan dedikasi sang penyair secara komprehensif.

Dukungan untuk penyair yang dikenal dengan karya-karya humanis-religius ini juga mulai mengalir dari panggung internasional. Dr. Sastri Sunarti mengungkapkan bahwa hasil komunikasi dengan sejumlah kolega dan pakar sastra di luar negeri menunjukkan sinyal positif. Salah satu tokoh akademis internasional, Jan van der Putten, menyatakan kesediaannya untuk memberikan dukungan resmi terhadap pencalonan ini.

Rangkaian kerja maraton ini akan langsung dievaluasi secara berkala. Untuk mendengarkan laporan perkembangan dan progres dari setiap divisi kerja, tim gabungan dijadwalkan akan kembali menggelar rapat koordinasi lanjutan secara daring pada Jumat, 17 Juli 2026, pukul 13.00 WIB.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow