Mendiktisaintek Dipastikan Hadiri INACOLET 2026, Prodi PBI UMC Terus Koordinasi Lintas Sektor

Jul 11, 2026 - 11:21
Jul 11, 2026 - 11:22
 0
Mendiktisaintek Dipastikan Hadiri INACOLET 2026, Prodi PBI UMC Terus Koordinasi Lintas Sektor

MNAINDONESIA.ID - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., dipastikan akan menghadiri International Conference on Education, Language, and Technology (INACOLET) 2026 yang mengusung tema “Transforming Science Ecosystems through Language, Education, and Technological Advancement” pada 16 Juli 2026.

Kepastian kehadiran tersebut disampaikan Prof. Brian saat menerima kunjungan Delegasi INACOLET di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta.

Selain itu, Delegasi INACOLET yang juga Dosen Prodi PBI UMC turut hadir di Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 yang diselanggarakan oleh Kemendiktisaintek, menjadi ajang kolaborasi penting bagi 2600 rektor, akademisi dan peneliti se-Indonesia, Jum'at - Ahad, (26 - 28 Juni 2026). 

Pada kesempatan itu, Prof. Brian menyampaikan bahwa kehadiran dirinya pada konferensi internasional di UMC merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem pendidikan tinggi melalui kolaborasi akademik, riset, dan inovasi yang melibatkan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, serta praktisi dari berbagai negara.

Menurutnya, INACOLET 2026 menjadi forum strategis untuk memperluas jejaring keilmuan sekaligus mendorong lahirnya berbagai gagasan inovatif dalam bidang pendidikan, bahasa, dan teknologi yang relevan dengan tantangan global saat ini.

"Konferensi internasional seperti ini memiliki peran penting dalam mempertemukan para akademisi dan peneliti untuk berbagi hasil riset, membangun kolaborasi, serta menghasilkan solusi yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan," ujar Prof. Brian.

INACOLET 2026 akan menghadirkan sejumlah pembicara nasional maupun internasional yang membahas berbagai isu strategis, mulai dari transformasi digital dalam pendidikan, pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam pembelajaran, perkembangan linguistik terapan, hingga inovasi teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain sesi presentasi ilmiah, konferensi tersebut juga akan diisi dengan seminar internasional, diskusi panel, serta forum kolaborasi riset yang mempertemukan akademisi, dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai institusi di dalam maupun luar negeri.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Dila Charisma, M.Pd., menyambut baik kepastian kehadiran Mendiktisaintek dalam agenda ilmiah tersebut. Menurutnya, kehadiran pimpinan kementerian akan memberikan motivasi bagi para peserta sekaligus memperkuat posisi INACOLET sebagai forum akademik internasional yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kehadiran Menteri menjadi kehormatan bagi seluruh panitia dan peserta konferensi. Ini menunjukkan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan tinggi, riset, inovasi, dan kolaborasi internasional," kata Dila.

Ia menjelaskan bahwa INACOLET 2026 dirancang sebagai wadah pertukaran gagasan, pengalaman, dan hasil penelitian yang melibatkan akademisi dari berbagai negara. Melalui forum tersebut, penyelenggara berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat mendukung pengembangan pendidikan berbasis teknologi sekaligus memperkuat ekosistem sains di era transformasi digital.

Dengan kepastian kehadiran Mendiktisaintek, panitia optimistis INACOLET 2026 akan menjadi salah satu konferensi ilmiah internasional yang mampu memperkuat kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan, bahasa, dan teknologi. Konferensi ini juga diharapkan semakin menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong inovasi, penguatan riset, serta peningkatan daya saing pendidikan tinggi di tingkat global.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow