UT Medan Jajaki Kolaborasi dengan Pemkab Tapanuli Utara untuk Program Beasiswa Tapasada Academy
MNAINDONESIA.ID - Universitas Terbuka (UT) Medan terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dan silaturahmi yang dilakukan Direktur UT Medan, Yasir Riady, dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (22/7), guna membahas pengembangan sumber daya manusia melalui Program Beasiswa Tapasada Academy dengan konsep Satu Rumah Satu Sarjana.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif dengan fokus pembahasan pada upaya meningkatkan kesempatan masyarakat Tapanuli Utara untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas, fleksibel, dan terjangkau. Program Beasiswa Tapasada Academy diproyeksikan menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang unggul, kompetitif, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, menegaskan bahwa Universitas Terbuka sebagai perguruan tinggi negeri yang menerapkan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh memiliki komitmen menghadirkan layanan pendidikan yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa dibatasi oleh lokasi maupun aktivitas pekerjaan.
"Universitas Terbuka siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui Program Beasiswa Tapasada Academy, kami berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi dan mengembangkan kompetensinya untuk mendukung kemajuan Tapanuli Utara," ujar Yasir Riady.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., mengapresiasi keterlibatan empat perguruan tinggi yang akan berpartisipasi dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tapasada Academy. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menilai program beasiswa tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Selain membahas implementasi program beasiswa, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai peluang kerja sama lain, mulai dari peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, pengembangan kompetensi tenaga pendidik, hingga kolaborasi akademik yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyambut positif inisiatif yang dibawa UT Medan. Program Beasiswa Tapasada Academy dinilai sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperluas pemerataan pendidikan tinggi sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kemitraan jangka panjang antara Universitas Terbuka Medan dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Kedua institusi berkomitmen menghadirkan berbagai program pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.
Kegiatan ditutup dengan pembahasan tindak lanjut implementasi Program Beasiswa Tapasada Academy, pertukaran cendera mata, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat sinergi untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi masyarakat Tapanuli Utara.
What's Your Reaction?